Jumat, 02 Agustus 2019

PENELITIAN VAPE


Masih penasaran ama manfaat dan bahaya rokok elektrik?? Nih ada 32 penelitianya gan!!





Quote:

Banyak orang yang bertanya tanya tentang faktor kesehatan, manfaat dan bahaya dari rokok elektrik atau yang juga sering disebut personal vaporizer atau vape.

nah,,, karena banyak request dari konsumen, dibawah ini ada beberapa list penelitian yang bisa dijadikan rujukan tentang rokok elektrik. juga kami sertakan link ke penelitian yang bersangkutan, bisa diunduh atau cuman dibaca baca aja…

keep safe and vape on…

Spoiler for Penelitian mengenai manfaat rokok elektrik: 

Quote:

Penelitian mengenai bahaya perokok pasif rokok elektrik/vape:

2014 Drexel University Study– menemukan bahwa tidak ditemukannya bahaya langsung pada perokok pasif rokok elektrik, bahkan dalam kasus yang terburuk sekalipun.

2013 Oxford Universty Press Study – Menggunakan vape di dalam ruangan memang bisa meninggalkan jejak nikotin di perokok pasif e-cig, akan tetapi, tidak meninggalkan racun pembakaran yang terdapat pada vape.

2012 CleanStream-Air Study – Mengevaluasi effect dari perokok pasif vape, dan menemukan bahwa tidak adanya substansi racun atau carcinogen yang terdeteksi.

2012 Inhalation Toxicology Study – memtutuskan bahwa tidak ditemukannya resiko kesehatan yang terlihat jelas dari pembakaran rokok elektrik.



Quote:

Keefektifan rokok elektrik sebagai pengganti rokok:

2014 Addiction Journal Study – dari beberapa perokok yang berusaha untuk berhenti, mereka yang menggunakan rokok elektrik merasa lebih dapat menahan keinginan mereka daripada yang tidak menggunakan vape.

2013 Addictive Behaviors Study – e-cig dapat menahan rasa ingin merokok bagi mantan perokok dan mengurangi efek kecanduan pada perokok.

2013 Lancent Medical Journal Study -menemukan bahwa rokok elektrik terbukti efektif dalam membantu perokok untuk berhenti, dengan tingkat yang sama seperti nicotine patches.

2013 PLoS ONE Study - Vape mengurangi konsumsi rokok dan mengurangi ketergantungan perokok pada rokok tembakau tanpa menimbulkan efek samping yang signifikan.

2012 Society for Research on Nicotine and Tobacco – beberapa rokok elektrik menyalurkan level nikotin yang sama dan mengurangi combustion toxicants setelah berganti dari rokok tembakau.

2011 Boston University Study – rokok elektrik mengurangi keingin perokok untuk meroko, efek yang sama yang juga dihasilkan oleh nicotine inhalers.

2011 BioMed Central Public Health Study – menyimpulkan bahwa para perokok secara bertahap mengurangi konsumsi rokok tembakau mereka (tanpa efek samping yang signifikan ) dengan rokok elektrik.

2010 Tobacco Control Study – Menemukan bahwa rokok elektrik mengurangi keinginan mantan perokok tembakau untuk meroko dan memiliki ‘pharmacokinetic profile’ seperti yang ditemukan di Nicorette inhalator leebih banhyak dari yang ditemukan di tembakau.



Quote:

Penetlitian kesehatan mengenai rokok elektrik / vape lainnya:


2014 BMC Cardiovascular Disorders Study – Menemukan bahwa rokok elektrik tidak memiliki efek negatif langsung pada system kardiovaskular dan fungsi jantung.

2014 IJERP Health Survey – Survey dengan menggunakan lebih dari 19.000 vaper ini menemukan bahwa hampir dari 75% responden melaporkan bahwa mereka merasa lebih sehat setelah beralih ke rokok elektrik dari rokok tembakau. Contohnya peningkatan pada stamina, pernapasan, indra perasa, indra pencium dan lain lain.

2013 Inhalation Toxicology Study – Paru paru memang lemah terhadap rokok traditional akan tetapi vape tidak memiliki impact dan tidak menyalurkan tingkat nikotin yang sama dengan rokok tembakau.

2012 Onassis Cardiac Surgery Center Study – Berdasarkan data yang tersedia, rokok elektrik tidak memiliki efek merugikan terhadap jantung..

2009 Universty of Alberta Study – 95% dari responden dalam survey secara online melaporkan bahwa kesehatan mereka, kemampuan berolahraga, dan indra perasa menjadi lebih baik sejak penggunaan personal vaporizer.



Quote:

Penelitian mengenai bahaya rokok elektrik

2014 Journal of Environmental Science Study – Meskipun jumlah bahan kimia berbahaya yang ditemukan di rokok elektrik lebih sedikit dibandingkan rokok tembakau, chromium dan nickel ditemukan 4 kali lebih lipat dalam beberapa jenis rokok elektrik yang tidak ada di rokok tembakau.

2014 Roswell Park Cancer Institute Study – liquid vape dan voltase pada baterai memiliki komponen yang berbahaya, dan akan semakin berbahaya pada device yang memiliki high-voltage.

2014 JAMA Network Study – menemukan bahwa penguna e-cigarette tidak berhenti sebanyak mereka yang tidak menggunakan rokok elektrik. Akan tetapi riset ini memasukkan semua peroko, bahkan penelitian ini menggunakan mereka yang tidak punya keinginan untuk berhenti merokok sebagai responden penelitian.

– penelitian ini mengklaim bahwa rokok elektrik mampu merusak paru-paru karena vape mengurangi oksigen yang diambil oleh darah. Limited research!

2012 Society of Research on Nicotine and Tobacco – rokok elektrik mengandung nikotin, akan tetapi penelitian ini dibantah dengan fakta bahwa ada beragam jenis brand dan model liquid yang bisa dipilih dari yang bernikotin sampai nikotinnya nol.

2012 Chest Journal Study – penggunaan e-cig dalam jangka pendek dapat meningkatkan impedansi, airway flow resistance, dan oxidative stress.

2009 Tobacco Control Study – mengemukakan bahwa e-cigs tidak efektif dalam penyaluran nikotin dan menghilangkan keergantungan terhadap nikotin Karena nikotin yang terkandung dalam e-cigs (dari dua sample perusahaan) lebih sedikit dibandingkan rokok tembakau.

2009 FDA Study of E-Cig Cartridges – Meskipun penelitian ini belum lah memberikan suatu kesimpulan, penelitian ini sering disebut-sebut di banyak media. Penelitian ini mengevaluasi sampel dari dua perusahaan.



Quote:

Other E-Cigarette Research

2013 CDC Report on Teen E-Cig Use – pada tahun 2012 menunjukan bahwa pengguna rokok elektrik usia remaja meningkat dua kali lipat dihitung sejak tahun 2011. Penting untuk diketahui bahwa 75% dari remaja yang menjadi responden merupakan perokok aktif.

2013 CDC Report on Adult E-Cigarette Use – sama seperti pengguna rokok remaja, pengguna rokok elektrik meningkat dua kali lipat dari tahun 2010 ke 201

Nah,,,, diatas itu sebagian dari penelitian yang berkaitan dengan rokok elektrik, dan ududdulu.net selalu mengingatkan untuk tidak melakukan apapun secara berlebihan,,,, dan kalau ada masalah ada pertanyaan tanyakan lah kepada teman atau kenalan anda yang memang mengetahui seluk beluk rokok elektrik.

kalau menemukan kejanggalan, kesalahan penerjemahan, kami meminta maaf dan tolong tinggal kan komen, dibawah post ini…. terima kasih
translated with permission from: cigbuyer.com

SUMBER : https://www.kaskus.co.id/thread/5434bb6332e2e634228b4577/masih-penasaran-ama-manfaat-dan-bahaya-rokok-elektrik-nih-ada-32-penelitianya-gan/

KEEP SAFE AND VAPE ON

Masih penasaran ama manfaat dan bahaya rokok elektrik?? Nih ada 32 penelitianya gan!!

LEBIH BAIK SISHA ATAU ROKOK ELEKTRIK


Mana yang Lebih Baik, Shisha Atau Rokok Elektrik (Vape)?



Apakah Anda seorang perokok? Ingin berhenti merokok dengan cara menggantinya dengan produk lain yang mengandung nikotin, seperti shisha atau bahkan rokok elektrik (vape)? Mungkin Anda sering mendengar bahwa shisha dan vape tidak lebih berbahaya daripada rokok biasa. Ya, banyak orang yang beralih dari rokok biasa ke shisha maupun rokok elektrik karena mereka menganggapnya lebih baik daripada rokok biasa. Apakah ini benar? Jika dibandingkan antara shisha dan rokok elektrik, lebih baik yang mana ya?
Apakah lebih baik shisha?
Shisha digunakan dengan cara dihisap, seperti rokok elektrik. Bedanya, shisha membutuhkan pipa dengan ruang asap, cairan shisha, dan selang. Cairan shisha ini mengandung tembakau dengan tawaran berbagai rasa. Untuk menggunakannya, cairan shisha dipanaskan terlebih dahulu dengan menggunakan arang, kemudian asap yang dihasilkan dari pembakaran akan Anda hisap keluar melalui selang karet, Anda hembuskan dan keluarlah asap yang sangat banyak. Kurang lebih, ini sama saja dengan ketika Anda merokok, di mana Anda membakar lintingan tembakau dalam rokok biasa.

Namun, saat Anda menggunakan shisha, Anda sebenarnya menghirup lebih banyak asap tembakau yang mengandung nikotin. Shisha lebih banyak menghasilkan asap yang tentunya lebih banyak juga Anda hisap, daripada hanya sebatang rokok atau rokok elektrik yang Anda hisap sendiri. Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), dalam satu jam Anda menghirup shisha, sama saja Anda menghirup asap dari 200 batang rokok biasa. Sedangkan, jumlah asap yang dihirup dalam satu kali shisha adalah sekitar 90.000 ml, dibandingkan dengan rokok biasa yang asapnya Anda hirup sebesar 500-600 ml.

Lagipula, biasanya Anda menikmati shisha bersama dengan teman-teman Anda di ruang yang penuh dengan asap dan dalam waktu lama. Bayangkan semua asap yang ada di ruangan tersebut yang dihasilkan oleh shisha yang Anda dan teman-teman Anda nikmati kemudian Anda hirup dan masuk ke tubuh Anda. Sudah berapa banyak asap yang masuk ke tubuh Anda?

Selain itu, sudah banyak penelitian yang menunjukkan tentang bahaya shisha. Beberapa di antaranya yaitu:
Asap dari shisha mengandung zat beracun dalam kadar tinggi, seperti tar, karbon monoksida, logam berat, dan zat karsinogen (penyebab kanker). Arang yang digunakan untuk memanaskan tembakau dapat meningkatkan risiko kesehatan dengan menghasilkan karbon monoksida, logam berat, dan zat karsinogen yang tinggi.
Shisha juga dihubungkan dengan kanker paru-paru, kanker mulut, penyakit jantung, dan lainnya.
Anda mungkin berpikir bahwa air pada shisha dapat menyaring zat beracun dalam asap tembakau, tapi ternyata anggapan Anda lagi-lagi salah. Air tidak menyaring zat beracun tersebut.
Shisha juga dapat menyebabkan ketergantungan nikotin.
Pipa shisha bisa menjadi alat untuk penyebaran penyakit menular
Apakah lebih baik rokok elektrik?



Rokok elektrik dan shisha mungkin mempunyai kesamaan, yaitu sama-sama mempunyai rasa yang membuat Anda tertarik untuk mencobanya. Namun, keduanya ternyata berbeda. Rokok elektrik tidak mengalami proses pembakaran tembakau dan tidak membutuhkan arang untuk membakarnya, sedangkan shisha membutuhkan. Selain itu, rokok elektrik juga menghasilkan uap air, bukan asap, yang dihasilkan oleh alat pemanas.

Karena rokok elektrik tidak menggunakan proses pembakaran tembakau seperti pada shisha atau rokok biasa, bisa dikatakan bahwa rokok elektrik lebih aman dibandingkan shisha maupun rokok biasa. Namun, tetap saja penggunaan rokok elektrik tidak benar-benar aman, apalagi dalam jangka panjang.

Uap air yang dihasilkan oleh rokok elektrik mengandung zat-zat, seperti nikotin, yang dapat membahayakan kesehatan Anda. Bahayanya lagi, kandungan nikotin pada suatu produk rokok elektrik bisa berbeda-beda, berkisar antara 0-100 mg/ ml, bahkan terkadang tidak dicantumkan berapa jumlahnya. Semakin tinggi kadar nikotin, tentu semakin membahayakan kesehatan Anda.

Penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan rokok elektrik terbukti dapat merusak jaringan paru-paru. Selain itu, rokok elektrik juga dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan otak pada pengguna yang masih muda. Anak-anak pun dapat mengalami keracunan karena menelan, menghirup, atau menyerap uap air yang dihasilkan rokok elektrik.
Jadi, pilih shisha atau rokok elektrik?

Jika selama ini ada orang yang mengatakan kepada Anda bahwa shisha lebih baik daripada rokok biasa, maka sebenarnya Anda sedang dibohongi. Shisha ternyata bisa lebih buruk daripada rokok biasa dan lebih dapat membahayakan kesehatan Anda. Walaupun Anda tidak sering menggunakan shisha daripada rokok biasa, namun dalam sekali shisha Anda bisa terpapar asap tembakau berkali-kali lipat lebih banyak.

Sedangkan, rokok elektrik mungkin lebih aman dibandingkan shisha atau rokok biasa. Namun, penggunaannya yang terlalu sering juga tidak baik untuk kesehatan Anda, terlebih lagi bagi Anda yang masih muda. Sebenarnya, rokok elektrik diproduksi untuk membantu Anda mengurangi ketergantungan nikotin.

Namun, sebuah penelitian telah membuktikan bahwa shisha dan rokok elektrik sama-sama dapat menyebabkan penyakit jantung. Profesor Joep Perk dari European Society of Cardiology mengatakan bahwa penggunaan produk yang mengandung nikotin, baik pada shisha maupun rokok elektrik, tidak baik untuk kesehatan Anda.

Jadi, sebaiknya berhentilah dari kebiasaan ini jika Anda menyayangi tubuh Anda. Jika Anda ingin berhenti merokok dengan bantuan rokok elektrik, sebaiknya cari alternatif lain yang lebih sehat. Anda bisa berlatih mengurangi kebiasaan merokok Anda dengan bantuan lain, permen atau permen karet misalnya.

SUMBER : https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/shisha-atau-rokok-elektrik-vape/

APA ITU VAPE

Apa Kandungan di dalam Vape? Apakah Berbahaya Bagi Tubuh?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Bahaya vape alias rokok elektrik dianggap lebih ringan dibanding rokok tembakau biasa. Apalagi, belakangan ini muncul tren rokok elektrik di Indonesia. Katanya, penggunaan vape bertujuan untuk mengurangi penggunaan rokok tembakau, atau bahkan untuk membuat perokok berhenti merokok. Beberapa orang mengatakan bahwa penggunaan vape lebih aman daripada rokok tembakau.
Akibatnya, banyak orang yang beralih ke rokok elektrik karena percaya dapat menghindarinya dari risiko penyakit jantung dan kanker yang berhubungan dengan penggunaan rokok tembakau. Namun, apakah benar bahaya vape lebih rendah dibandingkan dengan rokok tembakau? Simak ulasan lengkap tentang bahaya vape dalam artikel ini.

Apa itu vape?

Vape atau rokok elektrik adalah salah satu jenis dari penghantar nikotin elektronik. Rokok jenis ini dirancang untuk membantu pecandu rokok tembakau mulai berhenti merokok. Dengan beralih dari rokok tembakau ke rokok elektrik, secara perlahan mereka belajar untuk berhenti merokok.Rokok jenis ini terdapat dalam berbagai bentuk dan ukuran, tetapi terdapat tiga komponen utama dalam rokok elektrik, yaitu baterai, elemen pemanas, dan tabung yang berisi cairan (cartridge). Cairan dalam tabung ini mengandung nikotin, propilen glikol atau gliserin, serta penambah rasa, seperti rasa buah-buahan dan cokelat. Beberapa rokok elektrik memiliki baterai dan cartridge yang dapat diisi ulang.Rokok elektrik bekerja dengan cara memanaskan cairan yang ada dalam tabung dan kemudian menghasilkan uap seperti asap yang umumnya mengandung berbagai zat kimia. Pengguna mengisap zat kimia ini langsung dari corongnya.

Apa yang terkandung dalam rokok elektrik (vape)?

Dalam cairan rokok elektrik mengandung propilen glikol atau gliserin, nikotin, dan penambah rasa.
  • Propilen glikol atau gliserin berfungsi untuk memproduksi uap air. Penelitian menunjukkan bahwa menghirup propilen glikol dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan pada beberapa individu.
  • Nikotin ditemukan dalam konsentrasi yang berbeda-beda, antara 0-100 mg/ml dalam satu rokok elektrik.
  • Penambah rasa, seperti rasa cokelat, vanila, buah-buahan, dan lainnya, sehingga perokok elektrik dapat menikmati sensasi rasa tertentu dalam setiap hisapannya.
  • Komponen lainnya yaitu tobacco-specific nitrosamine (TSNA). TSNA merupakan senyawa karsinogen yang ditemukan dalam tembakau dan rokok tembakau. Nitrosamin dalam jumlah sedikit ditemukan dalam cairan rokok elektrik. Semakin tinggi kadar nikotin, semakin tinggi juga kadar TSNA. Selain TSNA, juga ditemukan kandungan senyawa logam, seperti kromium, nikel, dan timah.

Jenis-jenis rokok vape

Rokok vape pada dasarnya memiliki banyak jenis. Anda dapat menemukan rokok elektrik ini dengan berbagai bentuk dan ukuran. Berikut ini jenis-jenis rokok elektrik yang harus Anda ketahui.

1. Jenis pen

Seperti namanya, rokok elektrik satu ini berbentuk seperti pulpen dan merupakan vape terkecil dibanding dengan jenis vape lainnya. Cara kerja vape jenis ini pada dasarnya sama dengan jenis lainnya, yaitu dengan memanaskan cairan vape agar dapat menghasilkan uap. Ada dua jenis elemen pemanas yang bisa dipilih untuk memanaskan cairan vape jenis pen, yaitu:
  • Atomizer. Ini adalah elemen pemanas untuk memanaskan cairan vape yang mengandung nikotin. Atomizer biasanya harus diganti jika panas yang dihasilkan sudah berkurang kualitasnya. Pasalnya, hal tersebut membuat rasa vape jadi tidak enak lagi. Dekat dengan atomizer, terdapat tank sebagai tempat bahan yang akan dipanaskan.
  • Cartomizer. Ini adalah kombinasi dari cartridge dan atomizer. Pada pengaturan ini, komponen yang dipanaskan bersentuhan langsung dengan elemen pemanas.
Untuk memanaskan elemen pemanas tersebut, vaporizer pen membutuhkan baterai sebagai energi. Baterai ini bisa diisi ulang dan biasanya mempunyai tegangan sebesar 3,7 V, tapi ada juga baterai yang bisa diatur tegangannya.Baterai ini bisa mempunyai kekuatan sampai 1300 mAh. Hati-hati dengan baterai vape karena bisa meledak dan membahayakan Anda. Hindari alat ini dari jangkauan anak-anak.

2. Jenis portable

bahaya rokok elektrik
Vaporizer jenis ini bentuknya lebih besar dibanding dengan vaporizer jenis pen. Meski begitu, vaporizer portable masih bisa dimasukkan ke kantung Anda. Tidak jauh berbeda dengan vaporizer pen, vaporizer jenis ini juga mempunyai komponen elemen pemanas dan baterai. Namun pada vaporizer portable, cairan vape tidak kontak langsung dengan elemen pemanas, sehingga menghasilkan rasa yang lebih baik dan asap yang lebih sedikit. Sementara daya tahan baterai vaporizer portable biasanya kuat bertahan 2-3 jam atau bahkan lebih.

3. Jenis desktop

vape desktop
Sumber foto: http://www.leafscience.com/wp-content/uploads/2015/05/extreme-q.jpg
Di antara jenis vaporizer yang sudah disebutkan di atas, vaporizer desktop adalah yang terbesar. Ya, rokok elektrik satu ini memiliki bentuk yang besar dan tidak dapat dibawa ke mana-mana. Anda hanya menggunakannya di rumah atau di satu tempat. Selain itu, vaporizer desktop juga membutuhkan permukaan yang datar untuk menempatkannya, serta memerlukan pasokan energi yang konstan agar dapat berfungsi dengan baik.
Nah, karena mendapatkan pasokan energi yang stabil, hal ini membuat vaporizer desktop menghasilkan panas yang lebih maksimal, rasa yang lebih tajam, dan uap yang lebih banyak daripada jenis vaporizer lainnya.
Semakin tajam rasa vape dan semakin banyak uap yang dihasilkan mungkin membuat pengguna vape merasa puas. Namun, hati-hati semakin banyak uap yang dihasilkan, semakin tinggi juga risiko kesehatan yang bisa dialami.
Pada dasarnya, seberapa banyak uap yang bisa dihasilkan dari alat vape tergantung dari daya baterai, seberapa banyak elemen pemanas atau kawat yang ada di atomizer (biasanya 0,5 Ohm sudah cukup optimal untuk menghasilkan panas), dan komposisi dalam cairan vape (semakin tinggi kadar vegetable glycerin, semakin banyak uap yang bisa dihasilkan). Namun, panas tinggi yang bisa dihasilkan dari alat vape bisa meningkatkan risiko vape untuk meledak.
Ingat, cairan vape pastinya mengandung nikotin. Selain itu, juga mengandung bahan dasar dan perasa. Bahan dasar ini terdiri dari propylene glycol dan vegetable glycerin yang kadarnya bervariasi.
Propylene glycol lebih cair dan berair, sedangkan vegetable glycerin lebih kental dan mempunyai rasa lebih manis. Namun, kedua bahan dasar tersebut dapat menyebabkan Anda mengalami reaksi alergi.

Apakah bahaya vape sama dengan rokok tembakau?

Bahaya terbesar dari rokok tembakau adalah asap, dan rokok elektrik tidak membakar tembakau sehingga tidak menghasilkan asap melainkan uap air. Penelitian menunjukkan bahwa kadar bahan kimia berbahaya yang ada dalam rokok elektrik adalah sebagian kecil dari kandungan yang ada dalam rokok tembakau. Tetapi kandungan bahan berbahaya ini dapat bervariasi.
Penelitian menemukan bahwa sel-sel endotel di arteri jantung menunjukkan respon stres yang jelas ketika terpapar asap rokok tembakau, tetapi tidak untuk rokok elektronik. Hal ini menunjukkan bahaya dari rokok elektrik lebih sedikit dibandingkan dengan rokok tembakau. Namun, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut. Para ahli masih memperdebatkan apakah rokok elektrik lebih baik atau lebih buruk dari rokok tembakau.
Rokok elektrik juga mengandung nikotin yang merupakan salah satu zat adiktif yang juga terdapat dalam rokok tembakau. Ketika Anda berhenti menggunakannya, Anda akan merasa ingin selalu memakainya lagi, dan dapat menimbulkan perasaan mudah marah, depresi, gelisah, dan cemas. Hal ini berbahaya bagi orang yang menderita penyakit jantung.
Tetap saja, menggunakan rokok elektrik tidak membuat tubuh Anda aman dari bahaya kesehatan yang ditimbulkannya. Menggunakan rokok elektrik maupun rokok tembakau, keduanya menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan Anda, entah dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Pada dasarnya, satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan Anda adalah dengan berhenti merokok, jenis rokok apapun itu. Merokok satu kali saja dalam sehari bahkan dapat membahayakan kesehatan Anda. Mungkin sekarang para pengguna rokok elektrik belum mengalami gangguan kesehatan, tetapi untuk dampak jangka panjangnya mungkin ada. Dampak kesehatan dari rokok baru muncul dalam waktu beberapa tahun ke depan.

Seberapa bahaya vape untuk tubuh kita?

bedanya rokok elektrik dan vape
Di lain sisi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa rokok elektrik jauh dari kata tidak berbahaya. Berdasarkan data yang diperoleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, beberapa penelitian menunjukkan bahwa:
  • Nikotin dalam rokok elektrik diserap oleh tubuh penggunanya dan orang-orang di sekitarnya.
  • Nikotin sangat berbahaya bagi pengguna rokok elektrik yang masih muda karena berdampak negatif bagi perkembangan otak.
  • Nikotin sangat membahayakan kesehatan wanita hamil dan janin yang ada dalam kandungannya. Menggunakan rokok elektrik atau bahkan hanya berada di sekitar orang yang menggunakan rokok elektrik dapat membuat wanita hamil terpapar nikotin dan zat kimia beracun lainnya yang ada dalam rokok elektrik.
  • Uap yang dihasilkan dari rokok elektronik bukan merupakan uap air. Ini mengandung nikotin dan dapat mengandung zat kimia lainnya yang dapat mengganggu kesehatan dan mencemari udara.
  • Uap yang dihasilkan rokok elektrik dan cairan yang ada dalam rokok elektrik berbahaya. Anak-anak dan orang dewasa dapat keracunan karena menelan, menghirup, atau menyerap cairan tersebut melalui kulit atau mata.
  • Bahan kimia tambahan yang berbahaya atau mungkin berbahaya telah ditemukan pada beberapa rokok elektrik. Bahan kimia ini, seperti yang mengandung logam, senyawa organik yang mudah menguap, dan nitrosamin. Kadar ini cenderung lebih rendah daripada rokok tembakau, tetapi tidak ada cara untuk mengetahui seberapa besar kandungan berbahaya dari rokok elektrik karena belum diatur.
Penelitian lainnya juga menunjukkan bahaya vape. Dilansir dari sciencenewspenelitian menunjukkan bahwa bahan kimia dalam rokok elektrik dapat merusak jaringan paru-paru dan mengurangi kemampuan sel paru-paru untuk menjaga paru-paru dari kuman dan zat berbahaya lainnya. Hal ini karena kandungan nikotin dalam rokok menyebabkan sel paru-paru menjadi mudah ditembus oleh zat dari luar tubuh.
Tidak hanya itu, bahaya vape dapat mendorong budaya merokok pada anak-anak, seperti yang diterangkan oleh Jessica, pemimpin studi dari University of Southern California, Amerika Serikat.
Bahkan, karena bahaya vape tersebut, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah memberi peringatan kepada seluruh negara di dunia untuk melarang anak-anak, ibu hamil, dan wanita usia produktif untuk mengisap rokok elektrik.
Jadi, apakah Anda masih ingin tetap merokok setelah mengetahui bahaya vape? Sayangilah tubuh Anda dan orang-orang sekitar Anda.

Waspada! rokok elektrik rawan meledak

Selain memiliki bahaya untuk kesehatan, rokok elektrik juga nyatanya dapat meledak. Ya, segala sesuatu yang elektrik pasti memerlukan listrik untuk mengoperasikannya. Begitu juga dengan vape, aliran listrik yang didapat dari baterai juga berisiko meledak atau terbakar. Bahkan, beberapa ledakan yang ditimbulkan dari vape terbilang cukup parah.
Dikutip dari NBC News, dr. Anne Wagner dari University of Colorado Hospital (UCH) Burn Center, mengungkapkan bahwa timnya telah telah menangani kasus luka bakar akibat ledakan rokok elektrik. Ledakan tersebut cukup fatal, beberapa orang bahkan membutuhkan transplantasi kulit.
Baterai dari rokok elektrik ini dapat meledak kapan saja dan di mana saja. Dalam banyak kasus, rokok elektrik meledak ketika disimpan di kantong celana para penggunanya. Beberapa pengguna memang tidak menyadari hal tersebut. Tidak hanya itu, vape juga bisa meledak ketika Anda sedang asyik vaping.

Lantas, mengapa vape bisa meledak?

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan baterai rokok elektrik Anda meledak. Beberapa di antaranya karena pemakaian yang terlalu sering atau membiarkan baterai terus tersambung ke listrik, padahal sudah terisi penuh. Bisa juga karena salah menggunakan charger.
Penggunaan yang tidak apik akan mengarah pada panas berlebihan vape Anda. Ada beberapa produsen yang memang menawarkan proteksi terhadap panas yang berlebihan. Namun, tidak menutup kemungkinan ledakan masih akan terjadi. Selain itu, kegagalan dalam produksi vape juga bisa jadi penyebab rokok elektrik yang Anda gunakan meledak.
Baterai vape sendiri berjenis lithium-ion, jenis ini termasuk baik untuk portable devices,atau yang mudah untuk dibawa-bawa. Jenis baterai ini juga sering digunakan pada ponsel. Sebenarnya, baterai jenis ini cukup aman digunakan dan jarang ditemukan terbakar atau meledak.
Namun, pada vape, lithium-ion memiliki struktur yang berbeda, yaitu berbentuk silinder. Ketika penyegel baterai pecah, tekanan pada vape silinder meningkat. Karena kegagalan baterai dan kontainer, maka ledakan pun bisa terjadi.
Venkat Viswanathan, asisten dosen teknik mesin di Carnegie Mellon University yang dikutip NBC News, menjelaskan bahwa elektrolit di dalam baterai setara dengan bensin. Jadi ketika terjadi arus singkat, ada lonjakan panas yang menyebabkan elektrolit mudah terbakar.
Oleh sebab itu, pemakaian yang tepat perlu Anda lakukan. Misalnya seperti menjauhkan rokok elektronik Anda dari benda metal dan menjauhkannya dari panas matahari.
Anda perlu berhati-hati, temperatur 10 hingga 46 derajat Celcius sudah termasuk ke dalam temperatur yang ekstrem. Perlu Anda ketahui, ledakan bisa terjadi tanpa peringatan atau tanda-tanda.
SUMBER : https://hellosehat.com/hidup-sehat/berhenti-merokok/bahaya-vape-rokok-elektrik/

Senin, 22 Juli 2019

Kuliner Majalengka





 7 Tempat Wisata Kuliner Majalengka Yang Enak dan Murah


Selain mempunyai banyak tempat wisata alam yang eksotis, kota Majalengka juga menawarkan wisata kuliner Majalengka yang enak dan murah.
Jadi, buat kalian yang berkunjung ke kota ini, selain mengunjungi tempat-tempat wisata eksotisnya, rasanya kurang pas jika tidak berkunjung ke tempat-tempat wisata kulinernya.
Ada cukup banyak pilihan tempat wisata kuliner di Majalengka dengan berbagai menu dan layanan.
Namun secara umum, karena kultur Majalengka adalah Sunda, maka tidak heran jika kebanyakan wisata kuliner Majalengka ini adalah makanan khas Sunda.
Berikut ini rekomendasi tempat wisata kuliner di Majalengka yang wajib untuk kalian coba.


SAUNG SYURO

Selain menyediakan makanan yang enak, Saung ini juga menyediakan wahana kolam renang untuk anak. Sehingga sangat pas untuk dijadikan wisata kuliner bersama keluarga.
Lokasinya berada di jalan Cicurug Pejuang Nomer 45, kabupaten Majalengka. Makanan favorit disini adalah makanan gurame dan makanan khas sunda. Harga menu makanannya pun relatif murah jika dibandingkan dengan restoran lain.


PONDOK DAHAR PAK H.M.DJAJA

Jika kalian ke Majalengka maka wajib untuk kunjungi rumah makan pondok Dahar Pak H.M.Djaja. Pondok ini lokasinya berada dekat dengan bundaran ikan munjul atau sebelahnya persis jalan hotel putrajaya.
Selain menyediakan makanan khas sunda yang enak. Pondok Dahar Pak H.M.Djaja juga menyediakan tempat makan yang luas cocok untuk makan bersama keluarga besar.


SAWAH AKI

Tempat wisata kuliner yang satu ini berada di Sindangkasih. Tempat makannya lesehan bernuansakan saung-saung Sunda.
Terdapat juga sebuah aula terbuka. Disini kalian bisa menikmati makanan sambil melihat pemandangan sawah yang hijau dan udara yang segar.


SAUNG SANGRAJA

Rumah makan Saung Sangraja berada di Jalan Raya Cigasong. Rutenya dari bundaran mangga Cigasong arah selatan.
Tempat makannya didesain di atas kolam ikan. Kebanyakan menu-menu makanannya adalah menu makanan khas Sunda. Buat yang menyukai pedas, maka wajib untuk mencoba menu gurame pedas-nya.


RUMAH MAKAN NERA

Rumah makan ini berada di jalan gerakan koperasi nomor 72. Rutenya: dari jalan raya Majalengka mengambil jalan pertigaan kantor KNPI.
Suasana tempat makannya sangat tenang karena berdiri di atas kolam ikan. Menu yang jadi andalan adalah menu masakan Sunda dan menu masakan ikan.

KANTIN JATISAMPAY

Kantin Jatisampay berada di jalan Jatisampay, yang lokasinya berada di sebelah selatan lampu merah SMP Negeri 1 Majalengka.
Disini desain tempat makanannya adalah lesehan. Ada makanan yang favorit disini diantaranya adalah menu ayam goreng dan menu gepuk daging sapi.


KEDAI ARTHA


Tempat wisata kuliner Majalengka yang tidak kalah enaknya adalah Kedai Artha. Lokasinya ada di Jalan K.H Abdul Halim Nomor 260, Majalengka.
Kedai ini dirancang dengan desain yang moderen. Sangat cocok untuk dijadikan tempat nongkrong.
Harga makanan disini juga sangat murah. Menu makanan dan minuman yang disajikan juga banyak variasnya.
Itulah daftar tempat wisata kuliner Majalengka yang wajib untuk Anda kunjungi. Selain enak dan murah, beberapa tempat wisata kuliner di atas juga menyediakan tempat hiburan untuk anak dan pemandangan alam yang indah.
Atau Anda punya referensi lain yang ingin dibagikan kepada kami dan pembaca Alampriangan.com? Jika iya, silakan berkomentar di bawah postingan ini.
Ditunggu yaa....

SUMBER : https://alampriangan.com/wisata-kuliner-majalengka/

Entri yang Diunggulkan

FAKTA KEAMANAN ROKOK ELEKTRIK

Menyingkap Fakta Keamanan Rokok Elektrik Ilustrasi rokok elektrik (Reuters/Eduardo Munoz) Jakarta, CNN Indonesia -- Bagai p...